Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc – Pemasangan tiang LED tidak boleh dibalik karena jika tiang dibalik maka LED tidak akan menyala. LED memiliki karakteristik yang berbeda-beda tergantung dari warna yang dihasilkannya.

Semakin tinggi arus yang mengalir pada LED maka semakin terang cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan besaran arus yang diperbolehkan adalah 10mA sampai 20mA dan pada tegangan 1.6V sampai dengan 3.5V dan itu tergantung dari karakter warna yang dihasilkan. .

Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc

Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc

Jika aliran arus lebih besar dari 20mA, LED akan terbakar. Untuk mencegah LED terbakar, kita perlu menggunakan

Bikin Sendiri Rangkaian Lampu Led Untuk Lampu Rem Motor? (3)

Tegangan kerja atau volt atau tegangan yang jatuh pada sebuah LED bervariasi, tergantung dari warna yang dihasilkan sebagai berikut:

Dengan mengacu pada data di atas, jika kita ingin mencari nilai resistor pada LED, kita dapat menggunakan rumus berikut:

Misalnya kita mempunyai sebuah LED berwarna merah (tegangan kerja 1,8 volt) yang akan dinyalakan oleh sumber tegangan DC 12 volt, maka kita perlu mencari nilai resistor yang akan dirangkai seri dengan LED tersebut.

Sebelumnya kita ketahui bahwa arus maksimum yang diperbolehkan melalui LED adalah 20mA. Jadi dari contoh ini Anda dapat melihat bahwa:

Bikin Sendiri Rangkaian Lampu Led Untuk Lampu Rem Motor? (5)

Contoh 2. Dengan cara yang sama jika LED yang digunakan berwarna biru dan power supply 12 Volt, maka :

Misalnya kita mempunyai sebuah LED berwarna merah (tegangan kerja 1,8 volt) yang akan dinyalakan oleh sumber tegangan DC sebesar 5 volt, maka kita perlu mencari nilai resistor yang akan dirangkai seri dengan LED tersebut.

Jika LED dipasang secara seri, tegangan kerja LED adalah jumlah dari semua LED yang dipasang secara seri, pada contoh di bawah ini tiga LED kuning ditampilkan secara seri, jika tegangan suplai tetap sama yaitu 12 V, kemudian:

Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc

Rangkaian lampu LED flip-flop (berkedip bergantian) dengan catu daya hanya 5 volt. Sangat cocok digunakan dengan catu daya dari adaptor ukuran kecil atau charger ponsel bahkan catu daya dari baterai ponsel Mungkin ada pertanyaan jika Bro & Sis melihat kembali artikel Membuat seri sendiri Lampu LED untuk lampu rem sepeda motor? (3). Ada beberapa rangkaian resistor yang dimaksudkan untuk membatasi arus listrik berlebih, terutama saat throttle terbuka lebar atau saat putaran mesin di RPM tinggi. Namun permasalahannya adalah terdapat kelebihan arus listrik saat RPM tinggi pada berbagai jenis motor ada yang 13 volt, 13,5 volt, bahkan untuk motor yang sudah dimodifikasi listriknya bisa lebih dari 15 volt.

Mini Dimmer Led 12 24v Dc • Prima Jaya Led

Pada lanjutan artikel, untuk mengatur kelebihan arus listrik, kita harus mengetahui berapa nilai hambatan yang sesuai untuk motor tersebut. Caranya adalah saat motor dalam keadaan idle, lampu LED sedikit meredup dengan menambahkan nilai resistor. Jika masih terlalu terang, tambahkan nilai resistor hingga menemukan nilai resistor yang tepat agar waktu RPM tertinggi lampu LED tetap aman atau lampu LED tetap terang, namun jangan sampai rangkaian lampu LED rusak karena arus listrik yang berlebihan.

Padahal, selain resistor, ada juga komponen yang lebih efektif dalam membatasi kelebihan arus listrik, yaitu transistor (Mosfet) dengan kode L7812. Dengan menambahkan rangkaian sederhana dari MOSFET L7812 maka arus listrik yang dihasilkan akan lebih stabil atau akan tetap sebesar 12 volt, rangkaiannya seperti ini :

Bagian depan transistor L7812 ditandai dengan banyak tulisan pada bodinya, seperti gambar di atas. Hati-hati jangan sampai terbalik pemasangannya, karena input berada di sisi kiri dan output berada di sisi kanan bodi transistor L7812 (lihat gambar di atas). Bagian output dihubungkan ke sumber arus maksimum 18 volt, jika sedikit lebih besar dari 18 volt, transistor L7812 ini akan mengeluarkan panas, sehingga perlu diberi pelat pendingin. Dengan rangkaian sederhana ini, output tetap akan menghasilkan arus 12 volt, sehingga arus listrik tidak perlu dibatasi oleh resistor seperti pada artikel sebelumnya.

Pada kedua gambar tersebut fungsi rem aktif hanya sebagai rangkaian stabilizer karena lampu senja diredupkan sehingga masih aman saat di RPM penuh. Namun jika Bro & Sis ingin menambahkan rangkaian stabilizer L7812 untuk lampu senja bisa juga contoh seperti ini : Setelah Bro & Sis belajar cara merakit lampu LED pada artikel yang lalu yaitu dari bagian 1 -5, atau bahkan Bro & Sis pernah mencoba membuatnya seperti sebelumnya, dibahas di artikel tentang bagian 1-4, mungkin Bro & Sis masih penasaran bagaimana cara memodifikasi lampu rem LED sesuai keinginan Bro & Sis. Misalnya, bisakah Anda membuat lampu rem (lampu belakang) hanya dengan 3 set 4 LED? Maksudnya 3 seri 4 lampu belakang LED ini terdiri dari 1 seri 4 LED untuk lampu senja, 1 seri 4 lampu rem LED dan 1 seri 4 LED untuk lampu plat nomor sepeda motor?

Led Controller Led Strip Dc 12 24 Volt 24a Aluminium Wireless + Remote Control

Tentu bisa Bro & Sis, tapi sebelum MB berlanjut, tidak ada salahnya jika Bro & Sis membaca artikel sebelumnya atau mungkin Bro & Sis sudah mencobanya.

Setelah membaca artikel ini, setidaknya Bro & Sis mengetahui dasar-dasar kelistrikan terkait pembuatan lampu rem LED kali ini dan MB berasumsi bahwa Bro & Sis dapat menyolder sambungan dalam waktu kurang dari 3 detik. Selain itu Bro & Sis harus bisa menyambungkan dengan solder dengan baik dan cepat agar lampu LED tidak rusak karena overheat. Karena terkadang timbul masalah dalam pemasangan lampu LED ini karena sambungan yang tidak kencang, apalagi lampu LED ini dipasang di kendaraan yang harus tahan guncangan.

Lanjut Bro & Sis sebenarnya komponen utama dalam pembuatan lampu rem LED disini adalah 1 dawai 4 LED, 1 dawai 4 LED terdiri dari 4 LED dan resistor 1 1 ohm dirangkai seri atau berurutan. Untuk salah satu lampu LED agar terlihat, di dalam lampu LED terdapat 2 plat yaitu plat besar dan plat kecil. Ambil resistor 1 ohm dan hubungkan ke kaki LED yang memiliki plat kecil, kemudian hubungkan kaki LED yang memiliki plat besar ke kaki kecil kedua lampu LED, begitu seterusnya sampai semua 4 LED tersusun seperti pada gambar. menunjukkan di bawah ini:

Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc

Rangkaian 4 LED dan resistor seperti gambar di atas disebut “1 rangkaian 4 LED”. Nah seri 1 dari 4 LED ini menjadi dasar dari rangkaian lampu rem atau lampu belakang. Dengan kata lain, LED seri 1 dari 4 ini dapat menyala jika dihubungkan ke aki kendaraan dengan tegangan keluaran 12 volt. Namun pada kenyataannya tegangan akan naik ketika mesin kendaraan di start sesuai dengan putaran mesin (RPM), contohnya seperti yang terjadi pada mesin Bro & Sis ini :

Led] Asyiknya Mainan Listrik 220v Meski Berbahaya

Oleh karena itu, diperlukan suatu alat untuk membatasi tegangan listrik yang dikonsumsi oleh lampu LED agar tetap berada pada kisaran 12 volt. Ya, mungkin Bro & Sis tahu, pada artikel terakhir kami menjelaskan alat atau komponen paling sederhana untuk membatasi tegangan ini dengan menggunakan resistor. Dengan asumsi bahwa resistor bernilai sekitar 1K Ohm (1000 Ohm) dapat mengurangi tegangan listrik sebesar 3 volt. Jadi, misalnya setelah pedal gas/akselerator diputar penuh dan tegangan maksimum yang melintasi motor menunjukkan 15 volt, maka kita perlu menambahkan resistor 1K Ohm (15 volt – 3 volt = 12 volt). Contoh lain, misalnya setelah pedal gas/akselerator diputar penuh dan tegangan listrik maksimum pada motor menunjukkan 16,5 volt, kita perlu menambahkan resistor 1500 Ohm atau disebut juga 1K5 Ohm (16,5 volt – 4, 5 volt = 12 volt ). Secara tidak langsung membatasi tegangan listrik dengan menggunakan resistor ini kita harus memperkirakan atau bahkan mengetahui dengan pasti berapa tegangan maksimum arus listrik pada motor yang kita miliki dan tentunya kita harus memiliki multimeter/voltmeter.

Wow… terlalu rumit ya? Jadi jangan repot-repot sekarang, lupakan resistor. Sebenarnya ada komponen elektronika yang bisa membatasi tegangan arus listrik secara otomatis, jadi walaupun tegangan inputnya lebih besar dari 12 volt, outputnya tetap 12 volt. Komponen elektroniknya disebut IC LM7812 dan tampilannya seperti ini:

Selanjutnya sebelum disambungkan ke rangkaian lampu LED terlebih dahulu harus melalui IC LM7812 kakak-kakak, agar nantinya walaupun tegangan yang masuk ke kaki “IN” lebih dari 12 volt, arus yang masuk ke Kaki “OUTPUT” masih 12 volt. Namun dengan catatan, walaupun arus listrik yang masuk ke pin “IN” bisa lebih dari 12 volt, tetap ada batasannya, arus listrik yang masuk ke pin “IN” hanya bisa disuplai dengan tegangan 12 volt sampai 24 volt. volt Juga, daya keluar (OUT) dari IC LM7812 tidak dapat digunakan lebih dari 1,5 Amps. Dengan kata lain output dari rangkaian IC LM7812 hanya dapat digunakan untuk komponen yang mengkonsumsi listrik berdaya rendah, seperti rangkaian lampu LED Bro&Sis kecil ini, caranya lihat gambar dibawah ini :

Gampang gan Bro & Sis bisa tambah lagi “1 senar 4 LED” nya sambung paralel atau cabang seperti ini :

Toko Mitra Abadi: Apa Itu Led Driver?

2 buah “1 set 4 LED” adalah apa yang disebut MB “2 set 4 LED”. Tidak sebatas “2 set 4 LED”, Bro Sis juga bisa menambahkan hingga “6 set 4 LED” lagi seperti ini:

Rencananya beberapa “4 LED 1 seri” untuk lampu rem dan untuk penyederhanaan kali ini MB mengambil contoh lampu rem menggunakan “2 set 4 LED”.

Caranya adalah dengan mengulang “1 rangkaian 4 LED” dengan warna kabel yang berbeda, misal kuning. Siapkan juga resistor 1k2 Ohm dan dioda 1N4002 dan pasang seperti ini :

Rangkaian Lampu Led 24 Volt Dc

Omong-omong, Bro & Sis sudah tahu mengapa resistor dan dioda untuk lampu malam? Jika Bro & Sis sudah membaca artikel di atas pasti sudah

Cari Terbaik Rangkaian Lampu Led 12 Volt Dc Produsen Dan Rangkaian Lampu Led 12 Volt Dc Untuk Indonesian Market Di Alibaba.com

Kompresor dc 24 volt, lampu led 24 volt dc, dinamo 24 volt dc, kipas dc 24 volt, motor dc 24 volt, lampu sorot led 24 volt dc, rangkaian dc 12 volt, relay 24 volt dc, rangkaian lampu led 12 volt dc, rangkaian aki 24 volt, rangkaian lampu strobo 24 volt, lampu dc 24 volt