Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor – Pernahkah Anda melihat lampu LED berwarna yang berkedip selaras dengan musik atau suara pada kaset atau amplifier? Sekarang ini disebut layar LED VU. Dengan dipasangnya rangkaian LED VU display ini, selain sebagai penghias perangkat audio, modul ini juga berfungsi sebagai pengukur atau indikator kuat atau lemahnya sinyal audio yang masuk ke amplifier.

Untuk membuat VU Display LED biasanya diperlukan beberapa komponen aktif seperti IC, transistor, dioda dan lampu LED. Lampu LED yang digunakan biasanya terdiri dari 3 warna yaitu hijau, kuning dan merah.

Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor

Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor

Dalam posting ini, saya akan menunjukkan skema tampilan VU LED sederhana dengan 10 LED yang hanya menggunakan 3 transistor. Kita tidak membutuhkan komponen IC yang pemasangannya cukup sulit. Dengan hanya 3 buah transistor, kita bisa memasang rangkaian ini tanpa PCB.

Rangkaian Listrik ‘lampu Plip Plop’

Pada rangkaian di atas kita dapat melihat bahwa kita hanya memasang 2 transistor S9014 sebagai driver dan S9013 sebagai final. Kedua jenis transistor ini sangat murah dan mudah didapat. Dengan hanya 3 buah transistor, rangkaian ini dapat menyalakan 10 lampu LED secara bersamaan.

Untuk masuk ke sirkuit ini dan mengatur brightness dan dimming cahaya, putar trimpot VR1 ke posisi yang benar agar lampu menyala sesuai keinginan. Untuk warna lampu LED 10 bisa dicoba setting 4 LED hijau (D11 – D14), 3 LED kuning (D15 – D17) dan 3 LED merah (D18 – D20) atau sesuai selera.

Jika Anda ingin memiliki power amplifier yang kencang, bertenaga, berkualitas dan handal, inilah solusinya. OCL Super Power Amplifier Lampu flip flop yang ditampilkan pada artikel cara membuat rangkaian lampu flip flop sederhana ini merupakan lampu yang dapat menyala dan mati serta berkedip-kedip seperti lampu hias yang banyak dijumpai pada pohon natal. Anda mungkin berpikir bahwa membuat rangkaian lampu flip-flop ini sangat sulit. Namun ternyata cara membuat rangkaian lampu flip flop sederhana ini tidak sesulit yang dibayangkan. Yang Anda butuhkan adalah ketelitian dan keawetan dalam membuat rangkaian lampu flip-flop.

Nah, sebelum kamu membuat rangkaian lampu flip-flop sederhana, ada beberapa alat dan bahan yang perlu kamu sediakan untuk membuatnya. Di bawah ini adalah beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan untuk membuat rangkaian lampu flip-flop:

Skema Lampu Flip Flop By Ronica Sc 120

6. Sumber listrik seperti baterai 6 – 12 volt juga dapat digunakan dengan adaptor 12 volt untuk menghubungkannya ke listrik rumah.

Selain itu, cara membuat rangkaian lampu flip flop yang sangat sederhana ini juga membutuhkan ketelitian dan ketekunan, serta sedikit pengetahuan tentang elektronika.

Setelah alat dan bahan sudah siap, saatnya mulai membuat rangkaian lampu flip flop sederhana ini. Di bawah ini urutan cara membuat rangkaian lampu flip flop sederhana :

Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor

1. Pertama, Anda perlu membuat PCB terlebih dahulu. Anda dapat mencetak pola sirkuit yang ada pada PCB. Anda dapat dengan mudah mendapatkan template PCB untuk lampu flip-flop dan yang harus Anda lakukan hanyalah mencetaknya.

Pengontrol Panas Dengan Transistor

2. Setelah selesai dengan PCB, Anda perlu memasangkan bahan yang telah disiapkan sebelumnya sesuai dengan lokasi pada PCB yang dicetak. Tahap kedua ini membutuhkan pengalaman, ketekunan dan juga pemahaman tentang bidang elektronika.

3. Setelah semuanya terpasang di PCB dan posisinya sudah benar, yang harus Anda lakukan adalah membuat seluruh rangkaian. Berhati-hatilah saat menyolder karena berbahaya jika terkena tangan atau benda yang mudah rusak seperti plastik. Langkah ini membutuhkan kesabaran sekaligus ketelitian untuk memastikan seluruh komponen terlas dengan sempurna dan tidak goyah atau menempel pada kaki-kaki komponen lainnya.

4. Sambungkan sumber listrik berupa baterai atau adaptor ke rangkaian yang telah dibuat sebelumnya. Jika Anda merakit komponen dengan benar, maka lampu flip flop Anda akan menyala bergantian.

Bagaimana? Mudah bukan membuat rangkaian lampu flip flop sederhana ini? Jika Anda cukup memahami elektronik, maka lampu flip-flop sederhana ini dapat Anda buat dengan mudah dan dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan, misalnya untuk lampu hias. Bagi yang belum paham elektronika juga bisa mempelajari lebih lanjut cara membuat rangkaian lampu flip flop sederhana ini agar bisa dibuat sendiri di rumah. Beberapa pemirsa bertanya tentang lampu berkedip daya tinggi. dengan tegangan 220 VAC. Nah pada artikel kali ini saya akan membahas tentang modifikasi rangkaian flasher depan sehingga bisa menyalakan lampu dengan daya yang jauh lebih besar yaitu mencapai 2200 watt atau 2,2 kilowatt.

Gambar Rangkaian Transistor Pnp Dan Npn Dan Cara Kerja Lengkap

Sebelum kita melihat rangkaian yang lebih kompleks, ada baiknya kita melihat terlebih dahulu rangkaian flash sederhana yang hanya terdiri dari 5 komponen saja selain lampu beban, seperti tampak pada diagram berikut.

Video YouTube berikut menunjukkan sirkuit yang sedang diuji dengan bola lampu pijar (bohlam) Philips 100 watt 220 VAC. 2x (dua) lampu dipasang pada kaki relai Normal Close (NC) dan Normal Open (NO) sehingga lampu dapat dinyalakan secara bergantian (Flip Flop).

DR = 1N4007 dioda penyearah yang mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC) yang dialirkan ke koil relai.

Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor

S = Sebuah relai dengan tegangan kumparan 24 volt, mampu mengalirkan arus beban 10 ampere pada tegangan beban 250 VAC, sehingga dapat menyalakan lampu beban dengan daya sekitar 2200 watt. 220 VAC. Merek yang saya gunakan adalah “MASSUSE” dengan tipe “ME-15H”. Dari hasil pengujian diketahui bahwa relay ini dapat diaktifkan (On) dengan tegangan kumparan serendah 15 volt dan arus sebesar 10 miliampere (0,010 A). Relai ini memiliki 5 kaki jenis SPDT (Single Pole Double Throw), atau dapat diartikan sebagai tiang tunggal dengan dua posisi, sehingga dapat mengalirkan arus pada saat koil tidak aktif, dan juga dapat mengalirkan arus pada saat koil aktif. Dengan relai SPDT kaki lainnya, rangkaian sederhana ini dapat menggunakan dua lampu yang dinyalakan secara bergantian (flip flop).Lihat foto relai di bawah ini.

Membuat Sendiri Flasher Untuk Lampu Sein Motor Atau Mobil

Lampu B dihubungkan ke dasar relai dan menyala saat relai aktif. Saat aktif, koil relai tidak menarik daya dari listrik 220 VAC, tetapi disuplai oleh kapasitor CS. Jika kapasitor kosong, relai akan mati sehingga lampu B mati. Saat dimatikan (off), relai menghubungkan kapasitor ke jaringan 220 VAC sehingga kapasitor terisi daya, kemudian siklus flashing berlanjut. Oleh karena itu relai yang digunakan harus memiliki dua posisi atau kaki yang dapat mentransfer arus (SPDT).

Jika menggunakan relai motor, arus yang dapat disalurkan mencapai 30 ampere, sehingga daya bebannya sekitar 6600 watt. Tetapi relai motor agak sulit dipasang pada papan PCB (Printed Circuit Board) karena konektornya yang besar. Relai otomotif cenderung mahal dan biasanya berjenis Single Pole Single Throw (SPST) atau tiang tunggal dengan satu posisi yaitu hanya satu kaki untuk aliran arus, bukan SPDT. Pada relai otomotif arus koil juga relatif besar, sehingga membutuhkan resistor koil (RS) dengan kapasitas yang lebih besar dan harganya menjadi lebih mahal. Karena pertimbangan inilah pilihan jatuh pada relai merek “MASSUSE” di atas saat mendesain sirkuit ini.

DS = Dioda zener 24 volt dengan daya sekitar 1 watt, fungsinya untuk membatasi tegangan yang melewati relay hanya 24 volt. Juga untuk menghilangkan tegangan tinggi (spike) mencapai ribuan volt yang terjadi akibat induksi pada koil relay pada saat relay dimatikan (Off) setelah aktivasi (On). Meskipun ini hanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat dan dengan arus yang sangat sangat lemah, lonjakan dapat menyebabkan kerusakan fatal pada komponen lain seperti SCR, transistor, IC, dan lainnya. Pada foto di atas, dioda zener tampak berwarna biru muda. Perhatikan bahwa memasang pin dioda Zener adalah kebalikan dari cara Anda memasang dioda biasa dan pin SCR.

RS = resistor 5600 Ohm (5k6) dengan daya 5 watt. Resistor ini membatasi arus yang disuplai ke koil relai. Dengan nilai 5k6, tegangan di dasar koil relai akan menjadi sekitar 25-26 volt. Tegangan 25-26 volt akan distabilkan oleh dioda zener DS menjadi maksimal 24 volt. Resistor ini harus memiliki daya yang tinggi karena disuplai dengan tegangan 220 VAC. Jika Anda menggunakan resistor berdaya rendah, mungkin akan terbakar. Jika relai yang Anda gunakan memiliki penarikan arus yang berbeda maka resistor RS ini perlu disesuaikan. Jika relai Anda membutuhkan lebih banyak arus, maka resistansi RS harus dikurangi dan daya harus ditingkatkan. Jika relai Anda membutuhkan lebih sedikit arus, maka resistansi RS meningkat dan daya dapat berkurang. Dengan demikian pada perancangan rangkaian ini, koil relai tegangan rendah dapat beroperasi dengan aman meskipun disuplai dengan tegangan tinggi karena dilindungi oleh resistor RS dan dioda zener DS.

Lembar Panduan Rangkaian Flipflop

CS = kapasitor atau kapasitor dengan nilai 100 mikrofarad, dengan tegangan maksimal 50 volt. Kapasitor pada rangkaian kedip sederhana ini berfungsi menyuplai listrik yang mengaktifkan relai koil. Kapasitor ini menentukan frekuensi kedipan.Dari hasil pengujian, nilai 100 mikrofarad akan menghasilkan frekuensi sekitar 3 hertz atau 3 kedipan per detik. Saat menggunakan kapasitor 470 mikrofarad, laju kedipan sekitar 3/5 hertz atau 3 kedipan setiap 5 detik. Kaki positif kapasitor dihubungkan ke dioda DR, kaki negatif dihubungkan ke resistor RS. Foto di atas menunjukkan kapasitor CS yang dilapisi plastik biru tua.

Rangkaian di atas mudah dan murah untuk dirakit, tetapi sayangnya, mengatur frekuensi kedipan sulit dilakukan. Karena Anda harus mengganti kapasitor CS untuk mengatur frekuensi. Jika menggunakan relai dengan tegangan koil 220 volt, rangkaiannya akan lebih sederhana lagi, tetapi relai dengan tegangan 220 volt biasanya mahal.

Sekarang mari kita pasang relay pada rangkaian dengan SCR yang dibahas pada artikel “Rangkaian Lampu 200 Watt 220 Berkedip

Rangkaian Lampu Kedip 1 Transistor

Rangkaian lampu berjalan dengan transistor, skema lampu kedip 1 transistor, rangkaian lampu led kedap kedip, rangkaian lampu kedip, rangkaian lampu kedip pesawat, rangkaian lampu kedip sederhana, rangkaian lampu kedip 12v, rangkaian lampu kedip 3 volt, lampu kedip 1 transistor, rangkaian lampu led kedip, led kedip 1 transistor, skema led kedip 1 transistor