Kulit Jadi Abu Abu Eks Kiper Barca Rustu Recber Positif Virus Corona – 3 DAFTAR ISI Daftar Isi & Redaksi – 1 EDITORIAL Jangan Takut Bermimpi, Pemuda – 2 KYLIAN MBAPPE Putra Mahkota Sepak Bola – 4 Membantu Sepak Bola Afrika – 7 Disebut Donatello – 8 Menerapkan Waktu Penutupan – 9 Bungsu, Bungsu, Bungsu – 10 Pemimpin Era Baru MATTHIJS DE LIGT – 11 Waktu Latihan Tenis – 14 Dari Annick ke Anneke – 15 Karir Ajaib GIANLUIGI DONNARUMMA Tangan Ajaib – 17 Seperti Pasangan Crouch – 20 Lari Dari Ujian Sekolah – 21 Melempar Uang Palsu – 22 Konsistensi Clean Sheets – 23 JADON SANCHO Meteor Inggris Yang Mengguncang Jerman – 24 Tato Bermakna – 27 Berbagai Pemain Inggris di Bundesliga 1-29 TRENT ALEXANDER – ARNOLD A Dream Come True – 30 Pogba’s Neicts 3 VUNICINTS Galactico Mada Future Real Madrid – 34 Potong Rambut Setiap Tiga Fakta Menarik Hari – 37 KAI HAVERTZ Permata Dari Mariadorf – 38 Memukul Bangku Sekolah Fakta Menarik – 41 MOISE KEAN Predator Baru Nyonya Tua – 42 Pencuri Bola dari Gereja Fakta Menarik – 45 JOA O FELIX Duplikat Cristiano Ronaldo – 46 Playing B al At Home Fakta Menarik – 49 Berkat Judi NICOLO ZANIOLO – 50 Pesona Ibu Fakta Menarik – 53 DECLAN RICE Dari Irlandia Ke Inggris – 54 Instagram Showcase Fakta Menarik – 57 DIEGO LAINEZ Messi dari Meksiko – 58 Hobi Berkuda Fakta Menarik – 61 MATTHIJS DE LIGT Travel Karir Matthijs De Ligt – 15 EDITOR Direktur Utama Levin Jackson Pemimpin Redaksi Irawan Dwi Ismunanto Editor Senior Asep Ginanjar Asisten Editor Wisnu Nova Reporter Fajar Abdillah Wanda Syafii Wahyu Prasetyoal Editor Video Yohanes B.S Tim Grafik & Multimedia Faiz Al Jabbar Ervan Satrio Anik Karlianti Avi Elektra 1

4 REDAKSI JANGAN TAKUT BERMIMPI KAKAK! Oleh: Irawan Dwi Ismunanto – Pemimpin Redaksi Football5star.com Jangan bermimpi tinggi, nanti sakit kalau jatuh. Pernyataan seperti ini cukup umum dalam kehidupan sosial kita. Apalagi bagi mereka yang memiliki mimpi besar, menjadi pesimis karena tidak memiliki modal yang cukup untuk mengejarnya. Lalu, kata-kata apa yang harus Anda patuhi dalam hidup dan mengejar impian Anda? Walter Elias Disney, seorang pekerja hiburan yang juga pelopor industri animasi di Amerika Serikat, pernah berkata: Semua impian Anda akan terwujud selama Anda memiliki kepercayaan diri dan keberanian untuk mengejarnya. Senada dengan apa yang dikatakan mantan politisi AS Colin Powell. Menurutnya, mimpi bisa terwujud bukan karena keajaiban, melainkan melalui keringat dan kerja keras. Jadi, mimpi bukan sekedar khayalan. Mimpi itu abstrak, tetapi bisa menjadi nyata melalui keyakinan dan usaha. Pandangan seperti itulah yang seharusnya dimiliki oleh para pemuda. Tak terkecuali pesepakbola muda yang memulai karirnya dari mimpi. football5star.com/aniK Lihatlah Lionel Messi. Pada usia 11 tahun, superstar Barcelona itu didiagnosis menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Alhasil, perkembangan tubuh Messi tidak bisa seperti anak seusianya. Padahal, cita-citanya adalah menjadi pemain sepak bola kelas dunia. Kekuasaan, penyakit, dan keterbatasan finansial apa yang membuat Messi berpikir untuk melupakan mimpinya. Beruntung, ia memiliki orang tua yang memberinya dukungan penuh. Segala upaya dilakukan oleh orang tua Messi hingga akhirnya Barcelona datang dengan tawaran untuk menanggung semua biaya

Kulit Jadi Abu Abu Eks Kiper Barca Rustu Recber Positif Virus Corona

Kulit Jadi Abu Abu Eks Kiper Barca Rustu Recber Positif Virus Corona

5 perawatan. Sejak saat itu, Messi kembali menggantungkan mimpinya tinggi-tinggi di langit. Apa yang dialami Messi hanyalah salah satu contoh perjuangan para pesepakbola muda dalam mengejar mimpinya. Kisah Messi juga menjadi inspirasi bagi banyak pemuda yang bermimpi menjadi pesepakbola kelas dunia. Namun, kembali lagi bahwa impian tidak selalu bisa diwujudkan hanya dengan bakat. Tekad yang kuat dan kerja keras merupakan faktor yang sangat penting. Cristiano Ronaldo bisa menjadi contoh lain. Sebagai seorang anak, Ronaldo mencoba merangkul sepak bola dengan bakat, impian, tekad, dan kerja keras. Namun, dia rela mengambil bagian tambahan dari latihan demi mewujudkan mimpinya. Pada akhirnya hasil tidak pernah mengkhianati proses. Namun, tentu saja tidak semua orang bisa mewujudkan impian yang abstrak. Nyatanya, nasib atau keberuntungan bisa berperan dalam proses tersebut. Tengok nasib pemuda yang pernah dijuluki Messi selanjutnya. Hanya beberapa nama yang sekarang ada di seluruh dunia. Bagaimanapun, setiap mimpi memiliki konsekuensi. Kuncinya adalah seberapa tahan kita untuk berjuang di jalan yang terjal, tanpa tergoda untuk menyerah. Mimpi adalah hal-hal yang tidak dapat Anda lihat. Hasil dari sebuah mimpi adalah melihat apa yang Anda yakini, kata filsuf terkenal dari Numidia pada abad keempat, Santo Agustinus dari Hippo. jpimedia.uk Oleh karena itu, tulislah mimpi dengan bumbu iman dan kerja keras. Tambahkan komitmen padanya hingga menjadi lebih nyata. 3

Waspada, Rabu 26 Juni 2013 Ok By Harian Waspada

6 Kylian Mbappe MAHKOTA ANAK-ANAK SEPAKBOLA i.ytimg.com Stadion Luzhniki, 15 Juli Final Piala Dunia antara Prancis dan Kroasia memasuki menit ke-65 ketika Luis Hernandez menyerang dari sisi kiri. Kalah di area permainan lawan, ia melepaskan umpan ke tengah. Bola kemudian disambut oleh Kylian Mbappé yang datang seperti hantu. Ia kemudian melepaskan tembakan rendah ke tiang kanan gawang Kroasia tanpa bisa dijangkau kiper Danijel Subasic. Gol tersebut membuat Prancis unggul 4-1. Les Bleus akhirnya menang 4-2. Tak hanya itu, gol tersebut juga memiliki arti tersendiri karena dicetak oleh pemain yang belum genap berusia 20 tahun. Hari itu, Mbappé baru menginjak usia 19 tahun 207 hari. Sudah 60 tahun sejak itu disajikan di Piala Dunia. Sebelumnya, hanya Pele yang berhasil melakukannya di usia 17 tahun 249 hari di final Piala Dunia.Gol tersebut semakin memperkuat keyakinan publik bahwa Mbappé adalah Pele yang baru. Sejak kemunculannya bersama AS Monaco pada 2010, ia dianggap sebagai fenomena baru. Di tengah penantian megabintang baru pengganti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dialah harapan baru. Mbappé sudah mengenal sepakbola sejak dini. Itu karena ayahnya, Wilfried adalah pemain yang kemudian menjadi pelatih di AS Bondy, klub Divisi X di Liga Prancis. Atmane Airouche, sang presiden klub, masih ingat masa-masa awal Mbappe mengenal dan belajar sepak bola. Dapat dikatakan bahwa Kylian lahir di klub ini. Dia telah berada di sini sejak bayi ketika ayahnya adalah seorang pemain dan pelatih. Dia selalu di sini dan belajar tentang sepak bola, bahkan sejak kecil. Saat kami bermain, sebelum pertandingan, Anda bisa melihat seorang anak laki-laki berusia 2 tahun berjalan membawa bola dan mendengarkan instruksi pelatih, kata Airouche. Masih menurut Airouche, Mbappe sudah menunjukkan bintangnya sejak masih muda. Karena itu, menurutnya, bocah itu tidak pernah bermain di kelompok seusianya. Dia selalu menghadapi pemain tua dan besar. Ketika dia masih sangat kecil, dia selalu yang terkecil. Namun, ia memiliki taktik dan visi bermain yang tidak dimiliki anak lain. Itu sebabnya Anda bisa melihat sekarang bahwa dia memiliki naluri yang luar biasa. Dia tampaknya memiliki mata di belakang kepalanya. Dia tahu bagaimana mengantisipasi arah bola, kata Airouche. 4

7 Leonardo Jardim merasakan hal yang sama ketika memutuskan untuk merekrut Mbappé ke tim utama, saat itu ia hanya mengajak para talenta untuk berlatih bersama tim utama. Luis Campos, mantan Direktur Teknis Monaco berkata, Di akhir pelatihan, dia menelepon saya dan berkata, Anak laki-laki ini, dia seharusnya tidak berada di tim yunior lagi, Dia akan bekerja bersama kami. Ketika dia mendapat kesempatan, saya pikir dia akan berhasil. Nyatanya, Leonardo agak terlambat untuk itu. Dewasa sejak usia muda Yang menonjol dari Mbappé adalah kematangan psikologisnya. Alain Mboma, salah seorang rekan ayahnya, menuturkan bakatnya sudah diakui dalam hidupnya sejak ia berusia 4 tahun. Ia mengaku kaget saat melihat video sang bocah bercerita. Dia berumur 4 tahun. Empat tahun! Dan dia menggambarkan perjalanan yang dia inginkan, katanya. Kedewasaan diakui oleh banyak pihak. Airouche mengatakan dia berbicara dengan pria berusia 40 tahun itu ketika berbicara dengan Mbappe. Ini berkat didikan kedua orang tuanya, Wilfried dan Fayla. Tak heran jika Mbappé selalu tegas dalam menentukan pilihan. Saat memutuskan bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2017 dengan status pinjaman, ia menolak tawaran dari klub besar lainnya. Dia berpendapat, itulah yang dia inginkan. Bergabung dengan PSG adalah mimpinya dan dia merasa belum saatnya bergabung dengan raksasa Eropa seperti Real Madrid atau Barcelona. twimg.com Kedewasaan ini menjadi nilai tambah bagi Mbappé dalam perjalanan karirnya. Seperti seorang prajurit, dia menebas semua rintangan. Tidak ada yang sulit atau tidak mungkin baginya. Dengan mudah, ia memecahkan rekor demi rekor dan melakukan hal-hal luar biasa. Jangan ikuti jejak Pele. 5

8 Secara pribadi, sang legenda mengaku bercermin saat melihat Mbappé. Dia memenangkan Piala Dunia pada usia 19 dan saya pada usia 17. Saya tergoda untuk mengatakan dia hampir seumuran dengan saya. Tapi saya pikir dia bisa menjadi Pele baru dan saya tidak bercanda, kata Pele. Saya bermain dengan idola, memenangkan Piala Dunia dan sekarang bertemu Pele. Saya telah memimpikan semua momen itu, bukan hanya beberapa saat yang lalu, tetapi seluruh karier saya. Namun, masih banyak yang harus dilakukan. Saya akan mencoba mengikuti arah hidup saya sepenuhnya, jelas bintang muda itu. Ambisi besar juga diungkapkan Mbappé setelah menjadi pemain termuda yang mencetak 50 gol di Ligue 1 pada Februari lalu. Saya bekerja setiap hari untuk membantu tim saya sebanyak mungkin. Saya ingin menikmati permainan saya karena sangat menyenangkan. Mencetak emas dan memecahkan rekor adalah yang mendorong saya, katanya. AMBISI BESAR Satu hal yang ditekankan Pele, Mbappé tidak boleh berpuas diri. Menurutnya, striker Prancis itu harus menyadarinya saat itu

Jersey kiper abu abu, baju kiper barca, jersey kiper barca 2016, rustu recber, rustu recber barcelona